Ekspor Arang Kelapa

Arang kayu ini digunakan secara luas sebagai bahan bakar untuk keperluan memasak baik untuk keperluan rumah tangga, restoran, dan perhotelan. Pada saat digunakan sebagai bahan bakar, arang kayu dapat menghasilkan bara api yang sempurna dimana sisa hasil pembakaran berupa karbon dioksida dan asap yang minimal sehingga dapat menghasilkan kualitas masakan dengan cita rasa maksimal. Tahun 2009, lanjut Tarman, pihaknya mengambil alih dan meneruskan bisnis arang tempurung kelapa. Dengan peluang pasar ekspor yang besar, itu berarti kebutuhan bahan baku batok kelapa pun akan semakin besar.

Dari whole nilai ekspor kelapa dunia pada 2019 yang US$ 11,6 miliar, Indonesia menguasai US$ 2,17 miliar. Inovasi tersebut dinilai mampu mengantikan produksi briket dari kayu, sehingga mampu berkontribusi menyelamatkan ekosistem hutan. Briket dari tempurung kelapa berpotensi menjadi energi alternatif yang bisa dimanfaatkan. Hal ini disebabkan, Indonesia memiliki banyak komoditas kelapa, sehingga limbah tempurung yang dihasilkan bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi briket. Pengendara sepeda motor yang lewat jalan protokol harus mengenakan helm.

“Peserta ECP diberikan pendampingan mengenai kesiapan dokumen ekspor, hal-hal yang perlu dipersiapkan saat negosiasi dengan calon purchaser, pengetahuan tentang kepabeanan dan pengiriman barang ekspor, kalkulasi harga ekspor, dan sistem pembayaran ekspor. Diharapkan dengan program ini, semakin banyak UKM yang berhasil melakukan ekspor sehingga mendorong peningkatan ekspor Indonesia di pasar global,” teranga Heryono. Setelah batok kelapa terkumpul dalam jumlah banyak, barulah BUMNag memproses menjadi arang batok untuk selanjutnya dikirim ke pabrik. Pemilik arang, Ruslan menuturkan, “Ekspor arang ini awalnya cuma kegiatan sampingan kami, sambil kami ekspor komoditas ikan. Seiring berjalannya waktu ternyata bisa menjadi usaha prioritas karena permintaan mereka mulai rutin.” Dengan melengkapi persyaratan audit sosial-ekonomi tersebut, TCI mudah melakukan ekspor ke mancanegara. “Produk-produk yang ramah lingkungan sekaligus punya dampak ke sosial masyarakat itu sangat diapresiasi di negara-negara maju,” ungkapnya.

EKspor arang kelapa

Kemendag akan terus mendampingi, membantu, mendorong, serta memfasilitasi para pelaku usaha potensial dalam meningkatkan kesiapan ekspor untuk mendukung ekspor nasional,” ungkap Didi. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdgangan , Didi Sumedi mengungkapkan, capaian ini merupakan hasil kerja sama Kemendag dan Dinas yang membidangi perdagangan di Provinsi Sulawesi Selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, bukan berarti perjalanan TCI menjadi seperti sekarang ini semulus jalan tol. Asep mengenang, awalnya ia sama sekali tidak mengenal dunia perkebunan kelapa dan turunannya. Suatu ketika, seorang pengusaha besar nasional menawarinya untuk menggarap perkebunan kelapa di Manado seluas ribuan hektare.

Akibatnya, dia menambahkan, industri briket arang tempurung kelapa dapat semakin mahal di dalam negeri. “Selain Turki, Kaya Sinerji saat ini sudah menerima permintaan produk briket arang kelapa untuk dikirim ke Bosnia, Albania, Rusia, Prancis dan Amerika Serikat,” imbuhnya. Diharapkan ekspor arang Indonesia di awal tahun ini dapat menambah peningkatan nilai perdagangan Indonesia-Turki untuk tahun 2021. Sementara itu pemilik arang tempurung kelapa, Ruslan menuturkan, ekspor arang itu awalnya cuma kegiatan sampingan, ekspornya dilakukan saat ekspor komoditas ikan. Seiring berjalannya waktu ternyata bisa menjadi usaha prioritas karena permintaan mereka mulai rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.